Perasaan yang Tersampaikan

Jangan pilih-pilih.. makanlah yang banyak.. biar cepat besar.
Mandilah tiap hari.. biar hangat..
Lalu.. jangan begadang.. dan banyaklah istirahat.
Terus.. carilah teman.. sedikit juga tak apa.. cukup.. beberapa teman.. yang bisa dipercaya..
Lalu.. belajarlah.. tiap orang punya kelebihan dan kekurangan.. jadi, jangan putus asa kalau ada yang nggak berjalan lancar.
Patuhlah.. pada guru serta senior.. di perguruan.
Pasti banyak.. penderitaan dan kesedihan.. yang menunggumu..
Tetaplah.. ingat jati dirimu.. dan milikilah cita-cita.. lalu.. percaya dirilah.. kalau kamu bisa mewujudkannya..
Ibu.. sebenarnya.. ingin lebih banyak mengajarimu.. macam-macam hal.. dan lebih lama.. bersama.. serta mencintaimu..
Maaf ya..
Kamu terpaksa jadi wadah kyuubi.. dan menanggung beban kami..
Ayah dan ibu tak bisa hidup bersamamu.. tak bisa memberimu cinta..
Naruto.. terima kasih sudah menjadikan aku ibumu.. dan Minato ayahmu.. serta terlahir sebagai anak kami..
Terima kasih..

Jangan minta maaf Bu
Dulu aku memang sering menderita karena jadi jinchuuriki
Tapi, tidak dendam pada ayah dan ibu
Aku.. tak begitu mengerti.. cinta orangtua.. karena ayah dan ibu.. tak ada..
Tapi, sekarang aku mengerti.. ayah dan ibu yang mengorbankan nyawa demi aku..
Memenuhiku dengan cinta sebelum kyuubi masuk. Karena itu, aku bahagia!
Aku bersyukur jadi anak ayah dan ibu!
Ibu..
Aku berjanji akan makan ramen lebih banyak lagi.. dan aku juga akan berusaha makan sayur
Aku suka berendam jadi jangan kuatir soal itu
Dan aku juga banyak tidur.. mungkin malah kebanyakan
Kalau soal teman, aku punya banyak teman dan mereka semua orang-orang baik
Aku berharap ibu dapat bertemu dengan mereka..
Meskipun ada satu yang membuatku sangat sedih akhir-akhir ini
Kalau di sekolah, ibu..uhhh ibu benar sekali soal itu.. meski tak pernah membuatku patah semangat!
Tak selalu lancar hubungan antara guru dan murid di sekolah.. tapi aku menghormati mereka semua
Aku Uzumaki Naruto, Ninja dari Konoha
Impianku menjadi seorang Hokage.. seorang yang melampaui para hokage sebelumnya
Jadi orang yang lebih hebat dari ayahku.. jadi shinobi yang lebih kuat dari ibuku..

Biasa Aja

H: boii, apa kabar?
R: biasa aja. kenapa? udah lulus?
H: -_- (dalam hati)

———————————————————————-
well, the way siblings express their affection for each other varies.

Another Ukhuwah Moment with JTM09: Pantai Drini

Rabu, 1 Januari 2014, kami (saya dan keluarga KKN13 JTM09) berkesempatan mengunjungi salah satu keindahan alam ciptaan-Nya, yaitu Pantai Drini, salah satu pantai yang ada di daerah Gunung Kidul. Katanya, pantai ini termasuk yang paling bagus sebelum pantai Indrayanti. Dan..ternyata memang begitu adanya. Pantainya baguuuus.. soalnya bersih dari sampah, hahaha… tapi beneran bagus..Β  Ga kalah dari pantai-pantai di luar negeri yang pernah saya liat fotonya..Β  Subhanallah πŸ™‚

Perjalanan dari Jogja sekitar 2 jam karena masih waktu-waktu liburan jadi jalan menuju kesana lumayan macet, ditambah hujan yang mengiringi dan terpisah-pisahnya kami, jadi harus berhenti beberapa kali, tunggu-tungguan. (soalnya pake motor, haha)

Capek sih.. tapi semuanya terbayar sesampainya di Pantai Drini, mata kita disuguhi pemandangan yang menyejukkan, mata serasa dicuci deh.. alias beneran dicuci (kena cipratan ombak -_-), airnya asin πŸ˜›

Puas main air, kita makan bersama. Sebenarnya pengen banget makan kepiting sama cumi, tapi sekilonya 70k T.T tapi nasi ikan bakar seharga 15k juga enak kok πŸ˜€

Ga rugi deh main ke pantai ini. Bagi kami sih.. Ga percaya? Silahkan buktikan sendiri πŸ˜€

 

 

 

Ada apa di balik IP semester ini?

Gimana IP semester ini?

Membahagiakan atau mengecewakan?

 

Ada kalanya, kita merasa bisa mengerjakan soal ujian dan yakin akan mendapat nilai yang baik, namun ternyata nilai yang tertera tak seindah yang kita harapkan. Tapi ada kalanya pula, kita merasa tidak bisa mengerjakan soal ujian dengan baik, hingga merasa takut akan mendapat nilai yang rendah, namun justru nilai baik yang kita dapatkan. Pernah?

Begitulah yang ku rasakan, mungkin sebagian teman-teman juga pernah mengalaminya. Seringkali.. ya, tak hanya di semester ini saja.

Dan atas setiap kejadian yang kita alami, pasti selalu terpikirkan di benak kita, mengapa bisa seperti itu? Kenapa harus begitu?

Mungkin-ini hanya sekedar asumsi saya-ketika kita merasa yakin, terselip rasa sombong walaupun itu hanya sedikit, kita merasa hebat telah berhasil mengerjakan soal dengan sangat baik, mungkin kita lupa berdo’a, lupa bersyukur atau semacam itulah, kita lupa bahwa ada campur tangan Allah di setiap kemudahan yang kita dapatkan. Atau mungkin, Allah ingin kita lebih mendalami ilmu tersebut. Kalau nilai rendah, otomatis kita ingin memperbaikinya kan? Lalu mau tak mau kita harus belajar lagi dan lagi, hingga akhirnya (semoga) ilmu itu semakin melekat di pikiran kita, dan semakin dalam pula kita memahami ilmu tersebut.

Sementara kalau nilai kita langsung bagus, mungkin ilmu itu akan segera kita lupakan karena merasa ujian sudah lewat, maka biarkanlah ilmu yang kemarin ikut menguap. β€˜Datang, kerjakan, lupakan’, begitulah slogan ujian yang sering ku dengar dari teman-teman.

Yah, secara teori, apa yang kita dapatkan sejatinya sebanding dengan apa yang kita usahakan, seperti hukum newton berapa gitu (lupa, hehehe), F aksi = – F reaksi. Eits, tapi jangan lupa..ada Allah yang lebih mengerti mana yang terbaik untuk hamba-Nya. Maka, tetaplah selalu berusaha berbaik sangka, karena setelah kesulitan ada kemudahan πŸ™‚

β€˜Jika ini memang perintah Allah, Allah tak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya’

Jadi, bahagia ataupun kecewa dengan hasil semester ini, semoga ilmu yang kita dapatkan barokah. Tetaplah bersyukur, berbaik sangka, bersemangat dan berusaha lebih baik selagi kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri ^^

#tipis

STEAK GAME?

hahahaha, gimana ya rasanya?#eaa #tipis :p

nemu di tempat fotokopian

Sebiru Hari ini

Sore hari di pantai modung, pemandangan indah sejukkan mata, sembari mencari ta’jil untuk buka puasa

21

Waktu terus berjalan, berganti setiap detiknya, menuntut kita untuk memilih maju ke depan menghadapi semua tantangan atau bertahan di dalam zona nyaman.

Waktu terus berjalan, tak terasa juli telah datang..

dua puluh satu, alhamdulillah πŸ™‚

(Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?)

 

9 Juli yang berbeda

Entah kebetulan atau disengaja #eh, di hari kelahiran bisa berada di kota pahlawan, kota kelahiran, seharian. Walaupun lelah berkelana dari dinas ke dinas, Soto ayam Lamongan dan Nasi Pecel cukup membayar semua ini πŸ˜€

9 Juli yang berbeda

Dapat kejutan dari teman-teman KKN PPM UGM JTM09 :’) arigatou teman2, mator sakalangkong nggih πŸ˜€

 

masih banyak sekali yang ingin diceritakan, tapi kata-kata ini tak sanggup mewakilkan (#alibi :p)

 

Semoga IP naik, nilai barokah πŸ˜€ (belum lihat portal, pokoknya boleh lihatnya setelah KKN selesai #prinsip biar fokus KKN :p #alibi, padahal ga siap lihat nilai, ahahaha)

Semoga proposal dan skripsi nya lancar

semoga kknnya lancar dan dimudahkan

semoga…ehm, dijemput di saat yang tepat #eh. sesuai QS. An-Nur: 26

semoga bermanfaat untuk umat πŸ™‚

 

21.. alhamdulillah πŸ™‚

Berita Kehilangan

Telah hilang sebuah gantungan ransel/hp berbentuk ONIGIRI dari kain flanel. Hilang di sekitar farmasi, jl.medika, jl.sains, jl.kesehatan pukul 17.30-17.40. Barang siapa yang menemukan, jika akhwat akan dijadikan saudari, jika ikhwan *sebagian teks hilang*

Mereka yang (Tak Bermaksud) jadi PHP

Ada orang ga tegaan

↓

Dimintai tolong

↓

Lagi banyak kerjaan tapi ga tega nolak

↓

Udah diusahakan, tapi hasil ga sesuai yang diharapkan (bahkan tak terselesaikan)

↓

Orang yang minta tolong kecewa

↓

Orang yang ga tegaan merasa bersalah

 

 

Cita-cita Seiring Waktu

waktu TK cita-citanya pelukis, soalnya suka menggambar dan mewarnai

waktu SD kelas sekian dan SMP, cita-citanya guru bahasa inggris, soalnya lagi suka-sukanya bahasa inggris

waktu SMA kelas 1, cita-citanya programmer, soalnya ingin membuat game harvest moon yang ada masjid di dalamnya

waktu kelas 2 dan 3 SMA, cita-cita jadi peneliti.

sejak kuliah dan setelah melewati berbagai peristiwa bersejarah yang menempa mental (halah), cita-citaku kini menjadi kepala LPPOM MUI atau BPOM. Dan tentunya saja yang utama, menjadi anak yang sholehah dan ustadzah yang baik untuk anak-anakku (#uhuk).

1 lagi, jadi desainer grafis sekaligus punya percetakan dan penerbit sendiri.

aamiin.

 

cita-cita mungkin bisa berubah, ketika wawasan berpikir semakin luas.

tidak salah ketika cita-cita itu berubah, yang salah adalah ketika kau hidup tanpa cita-cita.

dan tentu saja, cita-citanya yang baik, orientasi tak hanya sukses dunia, namun juga sukses akhirat. πŸ™‚