Adalah dia, yang mengukir namaku di skripsinya

Adalah dia, yang dulu menemaniku bermain

Adalah dia, yang dulu menjagaku di sekolah

Adalah dia, yang sering bertengkar denganku karena hal kecil

Adalah dia, yang rela pulang demi mengambil uang sakuku yang tertinggal

Adalah dia, yang mengenalku pada Arsenal, komik, dan PS

Adalah dia, yang terkadang mewakili peran ayah saat kubutuhkan

Adalah dia, yang entah pura-pura lupa atau benar-benar lupa akan hari lahirku, hingga 2 tahun terakhir ini selalu kutodong do’anya

Adalah dia, yang aku khawatir akan kehilangan perhatiannya saat ia telah berkeluarga nanti

Adalah dia, kakakku, yang dalam hatinya tersimpan kasih sayang yang begitu besar untuk keluarga walau tak selalu terlisankan

Adalah dia, kakakku tersayang yang kenangan bersamanya akan selalu kusimpan dalam hati walau tak selalu terabadikan dengan foto

 

Apa kabar di sana?

Apakah kau makan dengan baik?

Apakah kau istirahat dengan baik?

Apakah kau mendapat tempat tinggal yang layak?

Apakah kau kesepian?

Kau tahu, aku tak bisa berpura-pura tak mengkhawatirkanmu